Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Kolom

New Normal Academic

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 16 Jun 2020 14:39 WIB
Rubrik Kolom
New Normal Academic
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Satelitnews.id- Dunia akademik tergagap-gagap oleh karena keadaan yang mengharuskan untuk bermigrasi dari sistem offline menuju online. Pemicunya, karena dunia akademi menjadi salah satu yang terdampak akibat Covid-19. Untuk menghalau penyebaran wabah ini, mau tidak mau, suka tidak suka, kita dipaksa untuk bermigrasi menuju new normal academic. Jika mengabaikannya, dapat menjadi bencana baru terhentinya layanan akademik di dunia pendidikan.

Tercatat sebanyak 1,5 miliar anak usia sekolah terdampak Covid 19 di 188 negara, termasuk 60 jutaan ada di Indonesia. Physical distancing menjadi dasar pelaksanaan belajar di rumah secara online. Namun, tantangannya cukup berat, seperti: adanya ketimpangan teknologi, keterbatasan kompetensi pendidik dalam pemanfaatan aplikasi pembelajaran, keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan (internet dan kuota), serta relasi guru-murid-orang tua dalam pembelajaran daring yang belum integral (https://pusdatin.kemdikbud.go.id).

Sangat terasa dampak Covid-19 ini bagi peserta didik ditingkat sekolah dasar. Pemberlakuan sistem online difase dasar ini justru menimbulkan polemik, terutama ibu-ibu wali murid. Pengetahuan dan pemanfaatan teknologi bagi siswa sekolah dasar tidak semuanya merata. Ada yang kesehariannya menggunakan handphone, walaupun sekedar game online. Namun, ada juga anak yang belum sama sekali mengenal handphone. Akhirnya, semua proses pembelajaran dilakukan oleh orang tuanya. Sambil menghela napas, “heuuuh mahal banget beli paket internet”.

Di fase menengah, terutama bagi siswa SMP dan SMA justru problemnya berbeda. Orang tua harus sesering mungkin membeli paket internet untuk anaknya belajar online. Problemnya, justru penggunaan paket internet tidak saja untuk belajar online, tanpa terkontrol sambil menyelam minum air “selesai belajar langsung berselancar dimedia sosial sambil menikmati game online”.

Memasuki fase akademik yang lebih tinggi, mahasiswa sepertinya sedang menghadapi dunia baru. Walaupun bagi sekolah modern, hal ini bukan sesuatu yang aneh. Namun, bagi sebagian mahasiswa masih menghadapi hambatan sinyal internet yang lemot (loading lama). Belum lagi harus membeli paket internet dengan biaya yang cukup mahal, dua sampai tiga kali lipat, karena hampir semua dosen kuliah secara online dengan tugas yang menggunung.

Ketiga fase usia belajar tersebut menghadapi berbagai problematikanya, lalu bagaimana dengan kesiapan alat pendukung dan sumber daya guru dan dosennya? Tidak jauh berbeda masalahnya, hambatan masih nampak dimana-mana. Bagi guru atau dosen usia milenial, rasanya aneh jika masih gagap memanfaatkan teknologi saat pandemi ini. Terlebih mereka digenerasi old, terengah-engah belajar ekstra agar mampu menyesuiakan dengan keadaan.

BeritaTerbaru

IMG_20250912_144908

Inklusi Layanan Disabilitas Bukan Ilusi

Jumat, 12 Sep 2025 14:51 WIB
IMG_8130

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
IMG-20250818-WA0030

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB

Teknologi menjadi solusi dimasa pendemi Covid-19 ini. Hampir semua layanan akademik dilakukan secara online, walaupun sebagian tetap membandel mengikuti cara lama. Perubahan mendasar dalam dunia akademik adalah suatu keniscayaan yang harus semua diikuti oleh insan akademik. Memasuki “new normal academic” ini sebenarnya bukan kebiasaan yang dilakukan sehari-sehari. Namun, saat ini dan seterusnya harus menjadi kebiasaan dalam dunia akademik.

Bagi lembaga pendidikan yang sudah lama menerapkan bembelajaran online, tentu tidak menjadi hambatan. Namun, bagi yang baru memulainya tentu harus segera melakukan investasi yang biayanya cukup mahal untuk mendukung sistem akademik dan pembelajaran online. Bagi yang belum mampu, dapat memanfaatakan fasilitas yang tersedia gratis. Yang terpenting adalah kesiapan guru dan dosennya untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran online.

Menyikapi kegelisahan siswa, guru, dan pengelola lembaga pendidikan hampir semua merasaka begitu mahalnya paket internet. Oleh karena keadaan ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI bekerja sama dengan berbagai provider penyedia layanan internet dapat merancang sistem pembelajaran online yang dapat diinstal gratis melalui play store dengan paket hemat internet. Sehingga perpanjangan pembelajaran online tidak menjadi hambatan dan beban karena mahalnya biaya internet.

New normal academic nampaknya bukan lagi masa depan, melainkan masa kini yang harus kita jalani. Perubahan ini memang sesuatu yang baru, namun kita harus menyesuaikan dengan keadaan. Jika tidak, kita akan tergilas oleh keadaan karena ketidak siapan menghadapi new normal ini. (*)

Penulis: Hamdani (Dosen, Peneliti dan Kaprodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Tangerang UMT)

Tags: dosennew normalnew normal academicPENDIDIKANtangerangumt
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan
Headline

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB
IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)
Headline

Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)

Selasa, 15 Jul 2025 17:35 WIB
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)
Headline

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah
Kolom

Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah

Senin, 14 Jul 2025 18:33 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Minggu, 10 Mei 2026 17:05 WIB
IMG_20260513_095131

Praktik “Titip Jabatan” Disebut Masih Terjadi, Penerapan Manajemen Talenta Dipersoalkan

Rabu, 13 Mei 2026 09:57 WIB
Maling Bobol Studio Musik di Pondok Aren, 4 Keyboard dan 2 Gitar Raib

Maling Bobol Studio Musik di Pondok Aren, 4 Keyboard dan 2 Gitar Raib

Senin, 11 Mei 2026 15:56 WIB
SOSIALISASI - Kegiatan Sosialisasi Indikasi Geografis, Merek Kolektif dan Perseroan Perorangan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, di salah satu hotel di Pandeglang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)

Pelaku UMKM Di Pandeglang Dapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan Perorangan

Senin, 11 Mei 2026 16:38 WIB
Wakil Bupati Tangerang Buka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu

Wakil Bupati Tangerang Buka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu

Rabu, 13 Mei 2026 13:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.