Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

New Normal Academic

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 16 Jun 2020 14:39 WIB
Rubrik Kolom
New Normal Academic
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Satelitnews.id- Dunia akademik tergagap-gagap oleh karena keadaan yang mengharuskan untuk bermigrasi dari sistem offline menuju online. Pemicunya, karena dunia akademi menjadi salah satu yang terdampak akibat Covid-19. Untuk menghalau penyebaran wabah ini, mau tidak mau, suka tidak suka, kita dipaksa untuk bermigrasi menuju new normal academic. Jika mengabaikannya, dapat menjadi bencana baru terhentinya layanan akademik di dunia pendidikan.

Tercatat sebanyak 1,5 miliar anak usia sekolah terdampak Covid 19 di 188 negara, termasuk 60 jutaan ada di Indonesia. Physical distancing menjadi dasar pelaksanaan belajar di rumah secara online. Namun, tantangannya cukup berat, seperti: adanya ketimpangan teknologi, keterbatasan kompetensi pendidik dalam pemanfaatan aplikasi pembelajaran, keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan (internet dan kuota), serta relasi guru-murid-orang tua dalam pembelajaran daring yang belum integral (https://pusdatin.kemdikbud.go.id).

Sangat terasa dampak Covid-19 ini bagi peserta didik ditingkat sekolah dasar. Pemberlakuan sistem online difase dasar ini justru menimbulkan polemik, terutama ibu-ibu wali murid. Pengetahuan dan pemanfaatan teknologi bagi siswa sekolah dasar tidak semuanya merata. Ada yang kesehariannya menggunakan handphone, walaupun sekedar game online. Namun, ada juga anak yang belum sama sekali mengenal handphone. Akhirnya, semua proses pembelajaran dilakukan oleh orang tuanya. Sambil menghela napas, “heuuuh mahal banget beli paket internet”.

Di fase menengah, terutama bagi siswa SMP dan SMA justru problemnya berbeda. Orang tua harus sesering mungkin membeli paket internet untuk anaknya belajar online. Problemnya, justru penggunaan paket internet tidak saja untuk belajar online, tanpa terkontrol sambil menyelam minum air “selesai belajar langsung berselancar dimedia sosial sambil menikmati game online”.

Memasuki fase akademik yang lebih tinggi, mahasiswa sepertinya sedang menghadapi dunia baru. Walaupun bagi sekolah modern, hal ini bukan sesuatu yang aneh. Namun, bagi sebagian mahasiswa masih menghadapi hambatan sinyal internet yang lemot (loading lama). Belum lagi harus membeli paket internet dengan biaya yang cukup mahal, dua sampai tiga kali lipat, karena hampir semua dosen kuliah secara online dengan tugas yang menggunung.

Ketiga fase usia belajar tersebut menghadapi berbagai problematikanya, lalu bagaimana dengan kesiapan alat pendukung dan sumber daya guru dan dosennya? Tidak jauh berbeda masalahnya, hambatan masih nampak dimana-mana. Bagi guru atau dosen usia milenial, rasanya aneh jika masih gagap memanfaatkan teknologi saat pandemi ini. Terlebih mereka digenerasi old, terengah-engah belajar ekstra agar mampu menyesuiakan dengan keadaan.

Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Teknologi menjadi solusi dimasa pendemi Covid-19 ini. Hampir semua layanan akademik dilakukan secara online, walaupun sebagian tetap membandel mengikuti cara lama. Perubahan mendasar dalam dunia akademik adalah suatu keniscayaan yang harus semua diikuti oleh insan akademik. Memasuki “new normal academic” ini sebenarnya bukan kebiasaan yang dilakukan sehari-sehari. Namun, saat ini dan seterusnya harus menjadi kebiasaan dalam dunia akademik.

Bagi lembaga pendidikan yang sudah lama menerapkan bembelajaran online, tentu tidak menjadi hambatan. Namun, bagi yang baru memulainya tentu harus segera melakukan investasi yang biayanya cukup mahal untuk mendukung sistem akademik dan pembelajaran online. Bagi yang belum mampu, dapat memanfaatakan fasilitas yang tersedia gratis. Yang terpenting adalah kesiapan guru dan dosennya untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran online.

BeritaTerbaru

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB
144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB

Menyikapi kegelisahan siswa, guru, dan pengelola lembaga pendidikan hampir semua merasaka begitu mahalnya paket internet. Oleh karena keadaan ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI bekerja sama dengan berbagai provider penyedia layanan internet dapat merancang sistem pembelajaran online yang dapat diinstal gratis melalui play store dengan paket hemat internet. Sehingga perpanjangan pembelajaran online tidak menjadi hambatan dan beban karena mahalnya biaya internet.

New normal academic nampaknya bukan lagi masa depan, melainkan masa kini yang harus kita jalani. Perubahan ini memang sesuatu yang baru, namun kita harus menyesuaikan dengan keadaan. Jika tidak, kita akan tergilas oleh keadaan karena ketidak siapan menghadapi new normal ini. (*)

Penulis: Hamdani (Dosen, Peneliti dan Kaprodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Tangerang UMT)

Tags: dosennew normalnew normal academicPENDIDIKANtangerangumt
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang
Kolom

Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang

Jumat, 29 Mei 2026 13:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

BUTUH PERBAIKAN : Rumah warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, butuh perhatian, karena kondisinya dalam keadaan tidak layak. (ISTIMEWA)

DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Selasa, 1 Sep 2026 13:09 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 10 Agustus, Hadir di 5 Lokasi

Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 31 Agustus, Ada di 5 Lokasi

Senin, 31 Agu 2026 08:23 WIB
Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Rabu, 2 Sep 2026 19:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.