SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Tempat wisata kuliner, di Jalan Bank Banten atau disamping Kantor BKPSDM Kabupaten Pandeglang, bakal ditata ulang. Karena, lokasi tersebut terlihat kumuh dan terkesan kurang terawat. Bahkan, tak jarang hanya jadi tempat tongkrongan oknum yang berbuat hal-hal tidak pantas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengaku, kecewa lantaran tempat usaha yang disediakan Pemkab Pandeglang banyak disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak baik.
Terlebih, wisata kuliner itu disediakan sebagai upaya mendongkrak perekonomian para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Tentunya kita sangat kecewa, karena pada saat kita lihat ke lokasi, banyak ditemukan botol Miras, sisa-sisa mereka (oknum,red) yang mabuk di sini. Ini menjadi perhatian kita, dan akan segera kita tangani agar bisa digunakan sesuai peruntukannya,” tegas Fahmi, Rabu (22/5/2024).
Fahmi menginstruksikan kepada Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang, untuk melakukan penataan upang terhadap lokasi wisata kuliner, seta Satpol PP Kabupaten Pandeglang untuk menertibkan persoalan Miras.
“Kita akan menertibkan tempat tersebut, dan penataannya akan diserahkan kepada Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan. Jangan sampai, lokasi wisata kuliner ini kembali dipakai untuk hal yang tidak baik,” tambahnya.
Baca Juga: Sekda: Mutasi ASN Pemkab Pandeglang Mengacu Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
Kepala DKUPP Kabupaten Pandeglang Bunbun Buntaran mengatakan, pihaknya akan segera melalukan penataan terhadap lokasi wisata kuliner tersebut. Sehingga para pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL), bisa menggunakan lokasi tersebut untuk berjualan lebih nyaman dan aman.
“Kita akan tata ulang, fungsi sebagai kuliner ini akan kita maksimalkan. Sekarang itu yang ada di sini siapa saja, kita akan data, tempat yang tidak sesuai peruntukannya akan kita bongkar dan kembalikan ke fungsinya,” ujar Bunbun.
Terkait lokasi wisata kuliner yang masih sepi, Bunbun mengaku, telah membahas persoalan tersebut. Oleh karenanya, untuk menunjang kuliner akan dilakukan beberapa inovasi, rencana – rencana tersebut akan didukung oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, diantaranya Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Satuan Pol PP.
“Kedepan, tempat kuliner ini akan kami upayakan menjadi tempat bagus, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli, tempat kuliner ini akan rapi tidak lagi kumuh, ketertiban pun akan kita upayakan dengan Satuan Pol PP memaksimalkan ketertibannya, penataannya dengan PUPR, penerangannya dengan Dishub,” imbuhnya. (adib)
