Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Investigasi Terus Bergulir, 13 Tewas di Lokasi Pemusnahan Amunisi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 13 Mei 2025 17:41 WIB
Rubrik Nasional
Investigasi Terus Bergulir, 13 Tewas di Lokasi Pemusnahan Amunisi

Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbincang usai menemui keluarga korban ledakan amunisi di RSUD Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (13/5). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Tragedi ledakan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5) yang menyebabkan total tiga belas nyawa melayang menyisakan tanda tanya besar.

Proses investigasi menjadi sorotan, terutama terkait standar operasional prosedur (SOP) pemusnahan amunisi dan kehadiran warga sipil di lokasi yang seharusnya steril.

Ledakan terjadi saat personel Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD melaksanakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa. Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana, awalnya prosedur keamanan telah dilaksanakan dengan pemeriksaan lokasi dan personel. Dua lubang sumur dibuat untuk memusnahkan amunisi, dan proses peledakan awal berjalan lancar.

Namun tragedi menyusul ketika personel hendak memusnahkan detonator yang sebelumnya digunakan. Saat proses penyusunan detonator di lubang ketiga, ledakan mendadak terjadi. Empat personil TNI dan 9 warga sipil tewas.

“Saat tim menyusun detonator di dalam lubang, secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam,” ujar Brigjen Wahyu, dalam konprensi pers, Selasa (13/5).

Penyebab pasti ledakan mendadak tersebut masih menjadi fokus penyelidikan tim investigasi TNI AD. Sejak malam pascakejadian, tim telah menyisir lokasi meski sempat dihentikan karena kondisi gelap dan medan yang belum aman. Penelusuran dilanjutkan pada pagi harinya, dengan area lokasi yang dijaga ketat oleh personel TNI dan Polri serta telah dipasangi rambu-rambu bahaya.

Baca Juga: Kompolnas Desak Buru Dalang Ricuh, Yusril: Jangan Terprovokasi

Yang juga mengundang tanya besar adalah kehadiran sembilan warga sipil di lokasi kejadian. Brigjen Wahyu menegaskan bahwa investigasi akan menyelidiki bagaimana warga bisa berada di zona yang semestinya tertutup untuk umum.

“TNI akan menelusuri penyebab masuknya warga sipil ke lokasi peledakan amunisi afkir, yang seharusnya steril,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai peran para warga sipil saat ledakan terjadi. Brigjen Wahyu meminta waktu untuk mengungkap fakta yang sedang dikumpulkan oleh tim investigasi. “Sementara masih dalam penyelidikan. Mohon waktu,” katanya kepada wartawan.

Hingga kini, pihak TNI AD belum mengumumkan hasil awal investigasi, baik terkait penyebab teknis ledakan maupun dugaan pelanggaran prosedur keamanan. Sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan pemusnahan turut diperiksa.

“Investigasi meliputi lokasi, personel, serta prosedur. Tapi hasil detailnya belum bisa kami sampaikan,” kata Brigjen Wahyu.

Sementara itu, jenazah korban telah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing. Upacara militer digelar untuk empat prajurit yang gugur.

Baca Juga: Pemotor Tewas Terlindas di Depan Taman Kota 1 Serpong

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ditemani Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal Dadang Arif Abdurahman dan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Setiawan bertemu keluarga korban ledakan amunisi di Rumah Sakit Umum Daerah Pameungpeuk, Selasa (13/5/2025).

Dedi berjanji akan menanggung biaya kehidupan dari keluarga dan anak-anak dari korban ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat, tersebut. ”Semua keluarga korban, anak-anak yang ditinggalkannya menjadi tanggung jawab Gubernur. Nanti biaya bulanannya, biaya sekolahnya, saya tanggung semuanya, ya,” ujar Dedi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan santunan untuk para keluarga korban sebesar Rp 50 juta. Santunan itu diberikan untuk biaya pemulasaraan jenazah dan kegiatan-kegiatan ritual yang biasanya dilakukan keluarga.

Terkait warga sipil yang turut jadi korban tewas, Dedi mengatakan mereka bekerja membantu TNI. Bahkan sudah ada yang bekerja selama 10 tahun.

“Mereka pengakuannya bekerja di sana. Sudah cukup lama, ada yang sampai 10 tahun membantu dan menjadi profesi yang ditekuni dalam setiap harinya dan memang sudah berpengalaman,” kata Dedi.

Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal Dadang Arif Abdurahman di tempat yang sama memastikan bahwa penyelidikan terus berjalan. Tim investigasi masih bekerja untuk mencari tahu penyebab ledakan hingga 13 orang meninggal dunia.

Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami lebih lanjut terkait dengan peristiwa itu. “Nanti, … timnya masih bekerja,” katanya. “Kita akan lihat hasil investigasinya nanti seperti apa,” ujarnya.

Begitu pula terkait dengan lokasi peledakan amunisi itu masih layak atau tidak, menurut dia, masih menunggu hasil investigasi dari tim. “Yang jelas saat ini tempatnya sudah disterilkan,” katanya. (rmg/san)

Tags: AmunisiinvestigasiJawa Baratledakantewas
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ahmad Zaenudin, Ketua PC IMM Serang. (ISTIMEWA)

IMM Serang Soroti Wacana Relokasi SMP 4 Kota Serang

Senin, 31 Agu 2026 18:57 WIB
Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi

Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi

Rabu, 2 Sep 2026 14:36 WIB
UNJUK RASA -- Ratusan mahasiswa gabungan, berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9/2026). Gapura Bambu yang berada di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, jadi sasaran pembakaran. (ISTIMEWA)

Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Pandeglang, Gapura Bambu jadi Sasaran Pembakaran

Kamis, 3 Sep 2026 19:49 WIB
BAGIKAN MASKER - Tim Nakes dan pegawai Puskesmas Labuan bersama relawan, membagikan masker kepada pengendara yang melintas, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.