Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Komentari Dugaan Mark Up Whoosh, Mahfud MD Siap Diperiksa KPK

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 26 Okt 2025 18:41 WIB
Rubrik Nasional
Komentari Dugaan Mark Up Whoosh, Mahfud MD Siap Diperiksa KPK

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Kompleks Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-alun Selatan,Yogyakarta, Minggu (26/10/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, YOGYAKARTA–- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan kesiapannya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini terkait dugaan penggelembungan anggaran proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, Whoosh.

“Saya siap dipanggil. Kalau dipanggil, saya datang. Kalau disuruh lapor, ya ngapain, buang-buang waktu,” ujar Mahfud di Kompleks Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (26/10).

Pernyataan itu merupakan tanggapan Mahfud atas imbauan KPK yang sebelumnya meminta dirinya melapor secara resmi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek strategis nasional tersebut.
Mahfud menilai tidak ada kewajiban hukum bagi warga negara untuk membuat laporan kepada KPK, terutama jika lembaga itu telah mengetahui persoalan yang sama.

“Enggak berhak KPK mendorong saya melapor. Laporan itu bukan kewajiban orang. Wong yang saya omongin itu, mereka sudah tahu,” katanya.

Mahfud menyebut, KPK seharusnya memanggil pihak yang lebih dulu mengungkap atau memiliki data teknis proyek. “Kalau saya itu cuma pencatat. Mestinya yang dipanggil itu yang ngomong duluan dan punya datanya,” ujarnya.

Mahfud menyebut tidak ada motif politik di balik pernyataannya. “Saya hanya menyampaikan fakta publik. Kalau KPK mau memanggil saya, silakan. Saya datang,” katanya.

Baca Juga: Eksepsi Kandas, Yaqut Janjikan Fakta

Saat ditanya pandangannya tentang kondisi proyek yang kini disorot publik, Mahfud sempat berkelakar singkat, “Ya, was-wus, was-wus, was-wus,” yang disambut tawa ringan di sekitar lokasi.

Dugaan penggelembungan anggaran proyek Whoosh pertama kali diungkap Mahfud lewat video di kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, pada 14 Oktober 2025. Dalam video itu, ia membeberkan perbandingan biaya pembangunan per kilometer proyek kereta cepat antara Indonesia dan China.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Menurut Mahfud, perhitungan pihak Indonesia mencapai 52 juta dolar AS per kilometer, sementara di China hanya sekitar 17–18 juta dolar AS. “Naik tiga kali lipat. Ini siapa yang menaikkan?
Uangnya ke mana? Harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini,” ujar Mahfud dalam video tersebut.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian publik dan mendapat tanggapan dari KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan lembaganya terbuka menerima data tambahan dari Mahfud untuk dipelajari lebih lanjut.

“Terima kasih atas informasi awalnya, dan jika Prof. Mahfud memiliki data pengayaan bagi KPK, maka kami akan sangat terbuka untuk mempelajarinya,” ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (20/10).

Proyek kereta cepat Jakarta–Bandung yang diresmikan beroperasi pada Oktober 2023 itu merupakan proyek kerja sama antara konsorsium BUMN Indonesia dan China Railway International Co. Ltd. di bawah naungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Total biaya proyek mencapai lebih dari 7,3 miliar dolar AS, atau sekitar Rp118 triliun, naik dari estimasi awal sekitar 6 miliar dolar AS.

Baca Juga: Dokumen Maba Titipan Ditemukan Dari Ruang Rektorat Unsoed

Pada 2021, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2021 yang membuka kemungkinan penyertaan modal negara setelah biaya proyek membengkak. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2023 mencatat sejumlah masalah dalam proyek tersebut, mulai dari perubahan skema pembiayaan, perpanjangan waktu konstruksi, hingga kenaikan bunga pinjaman dari China Development Bank.

Kini, pemerintah Indonesia tengah bernegosiasi dengan pihak China untuk meninjau ulang skema pembayaran utang proyek yang jatuh tempo pada 2034. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan negosiasi itu penting untuk menjaga keberlanjutan proyek.

Mahfud pun menilai langkah tersebut memang harus dilakukan. “Ya memang harus negosiasi. Kalau enggak bisa bayar, mau apa lagi? Enggak punya uang, ya rundingan. Itu jalannya,” ujarnya. (rmg/san)

Tags: kereta whooskpkMahfud MD
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 07:26 WIB
MELIHAT PELATIHAN VOKASI : Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli (dua dari kanan), menyaksikan pelatihan Vokasi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Selasa (1/9/2026). (ISTIMEWA)

Persaingan Kerja Makin Ketat, Belasan Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi

Selasa, 1 Sep 2026 17:02 WIB
Laksanakan Putusan MK, Menkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet

Laksanakan Putusan MK, Menkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet

Senin, 31 Agu 2026 08:20 WIB

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.