SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Peristiwa yang sempat membuat heboh di media sosial (medsos) akhirnya sedikit menemukan titik terang. Kegaduhan bermula akibat ulah seorang pria yang diduga menawarkan jasa seksual melalui selebaran kertas.
Peristiwa itu viral setelah diunggah sejumlah media sosial pada, Jumat (27/3/2026). Narasi dalam unggahan itu juga menyebut bahwa terjadi di wilayah Ciputat. Ternyata, setelah ditelusuri, kasus tersebut terjadi di RW 08 Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sekretaris RW 08 Benda Baru, Awal mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula dari laporan warga mengenai seorang pria yang membagikan selebaran berisi penawaran jasa seksual lengkap dengan daftar harga, mulai dari kategori pelajar, mahasiswa, hingga dewasa.
“Mendapat laporan itu, saya langsung mendatangi lokasi dan menggali informasi dari yang bersangkutan,” ujar Awal saat dimintai keterangan, Minggu (29/3/2026).
Dari hasil interogasi awal, pria beridentitas Kebayoran Jakarta tersebut mengaku telah melakukan aksinya sejak tahun 2014. Kata Awal, pelaku juga mengaku telah beroperasi di beberapa wilayah Tangerang, termasuk di kawasan Bintaro, sekitar BXchange Mall.
“Saya gali lagilah, dia mengakui bahwa ia operator dan guru IPS,” katanya.
Baca Juga: SDN Kademangan 02 Setu Langganan Krisis Air, Sekolah Minta Solusi Permanen
Selain itu, warga juga menemukan obat-obatan di dalam tas pelaku yang diduga merupakan obat HIV. Pria tersebut mengakui bahwa dirinya mengidap HIV sejak tahun 2014 dan obat tersebut digunakan untuk pengobatan.
“Jadi memang pria itu membawa obat dan dari pengakuannya pun dia bilang obat untuk HIV. Dia mengakui bilang terkena HIV dari tahun 2014,” beber Awal.
Awal menjelaskan, situasi saat itu sempat memicu kemarahan warga. Bahkan, situasi nyaris berujung aksi main hakim sendiri sebelum akhirnya diredam oleh pengurus lingkungan.
“Kami lingkungan masyarakat sangat resah dengan adanya perilaku menyimpang, bahkan pelaku sudah hampir dihajar masa,” sebutnya.
Setelah dilakukan pendataan dan dokumentasi identitas, pelaku diminta untuk meninggalkan lokasi.
“Setelah kita interogasi dan memfoto KTP nya, kita suruh pulang dan dalam video yang dibuat, dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu,” ungkapnya.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 13 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Wawan Doddy Irawan, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menindaklanjuti kasus tersebut. Polisi telah minta keterangan sejumlah saksi di lokasi.
“Terkait dengan beredarnya video viral di media sosial, kami Polsek Pamulang langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi dan menggali informasi dari sejumlah saksi. Hingga saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria diamankan warga setelah diduga mendekati seorang anak dan memberikan selebaran bermuatan tidak senonoh saat korban tengah makan bakso. Kondisi itu pun diabadikan oleh sejumlah warga menggunakan ponsel dan diunggah sejumlah akun medsos.
Situasi semakin memanas ketika ibu dari anak tersebut datang dan meluapkan emosinya kepada pelaku. Terlihat dalam video, ibu yang mengenakan pakaian hitam bergaris putih mempertanyakan tindakan pria tersebut. Pelaku tampak duduk di atas sepeda motornya sambil menghadapi interogasi warga.
“Maksud lu apa begitu, jangan semua orang digituin. Lu kalau mau rusak, rusak sendiri,” ucap wanita itu dalam unggahan video. (eko)

















