SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Persiapan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 terus dikebut. Saat ini, fokus utama ditujukan kepada penyelesaian rencana anggaran biaya (RAB) kompetisi empat tahunan tersebut.
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten yang juga Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan bahwa pembahasan RAB kini masih dalam proses pematangan dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah agar anggaran yang disusun sesuai ketentuan.
“Porprov Banten sekarang lagi pematangan terkait RAB, mudah-mudahan dalam minggu ini selesai terkait RAB,” ujarnya di Aula Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Selasa (14/7).
Ia menjelaskan, penyusunan RAB dilakukan secara bersama antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), KONI serta pengurus besar penyelenggara. Selain itu, proses tersebut juga mendapat pendampingan dari Inspektorat dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
“Antara Dispora, KONI pokoknya di pengurus besar ya, dengan Inspektorat karena juga harus ada masukan dari Inspektorat dari BKAD, supaya sesuai standar satuan harga yang sudah ada di pemerintah daerah,” ucapnya.
Menurut Pilar, keterlibatan dua instansi tersebut penting agar seluruh komponen anggaran mengacu pada Standar Satuan Harga (SSH) yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Baca Juga: Berpapasan dengan Polisi, Dua Maling Motor di Ciputat Ditangkap
Setelah pembahasan anggaran rampung, tahapan berikutnya adalah publikasi nomor-nomor pertandingan kepada seluruh KONI kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Pilar mengungkapkan, proses tersebut sebenarnya sudah memasuki tahap akhir. Seluruh technical delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga telah dikumpulkan dan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan juga telah disepakati.
“Kemarin kan kita sudah mengumpulkan TD, nomor pertandingan sudah ada, tinggal dipublikasikan oleh KONI Banten kepada seluruh KONI Kota Kabupaten se-Banten. Jadi nomor pertandingannya, kami sudah berikan dan sudah diproses di tingkat provinsi,” ungkap Pilar.
Dari sisi kesiapan sarana dan prasarana, Pilar memastikan tidak ada kendala berarti. Sebagian besar venue pertandingan telah memenuhi standar dan hanya menyisakan beberapa pekerjaan penyempurnaan. Ia mengklaim, Pemkot Tangsel juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pemilik fasilitas olahraga agar dapat digunakan sebagai arena pertandingan selama Porprov berlangsung.
“Kalau sisi teknis insya Allah siap, lapangan tinggal dikit lagi, kami juga ada beberapa komunikasi yang terus bangun dengan pemilik venue, karena kan venue ada beberapa yang ingin dilibatkan juga baik TNI, Kepolisian, sekolah dari perusahaan, mereka ingin sama-sama merasakan Porprov Banten ini mereka dilibatkan,” paparnya.
Menurutnya, strategi memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah tersedia merupakan langkah yang lebih efisien dibandingkan membangun venue baru yang membutuhkan biaya besar.
“Ini juga menurut saya murah juga, kita tidak usah bangun baru, kalau sudah ada yang standar bagus kita dorong,” pungkasnya. (eko)
Baca Juga: Mediasi Kandang Ayam Ciputat Belum Jelas, Warga Alam Serua 2 Mengaku Kecewa




























