SATELITNEWS.COM, SERANG – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Oki Bagus Setiaji menginstruksikan kepada personel lalu lintas agar melakukan tindakan humanis.
Tindakan itu perlu dilakukan, selain memberikan pemahaman kepada para pengendara untuk tertib berlalu lintas, juga sebagai upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap pemilik kendaraan bermotor.
Pesan itu disampaikan Oki saat meninjau Operasi Patuh Maung 2026 di hari kesembilan, Selasa (3/11/2026). Inti kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi dan pencegahan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten.
Oki menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui imbauan serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan dan tata tertib berlalu lintas.
Selain itu, dia juga menginstruksikan personel untuk memberikan teguran dan melakukan penertiban terhadap pengendara yang melawan arah arus lalu lintas. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Seluruh personel agar terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan dan tata tertib berlalu lintas. Apabila ditemukan pengendara yang melawan arah, berikan teguran dan lakukan penertiban secara tepat agar perilaku tersebut tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya, Selasa (3/11/2026).
Baca Juga: 14 Tersangka Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Diamankan ke Mapolda Banten
Oki mengingatkan, pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 harus tetap mencerminkan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel diminta mengedepankan pendekatan yang humanis, santun, dan tidak arogan, baik dalam memberikan imbauan maupun melaksanakan penegakan hukum.
“Dalam setiap pelaksanaan tugas, saya tekankan agar personel tetap mengedepankan pelayanan yang humanis dan tidak arogan. Kita hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri yang memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Banten berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polda Banten.
Paur STNK Ditlantas Polda Banten, AKP Ade Komarudin menekankan, kepada seluruh personel agar pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dia juga mengingatkan agar setiap personel mengedepankan pendekatan humanis, bersikap ramah, santun, dan tidak arogan dalam setiap kegiatan penertiban maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Pelaksanaan Operasi Patuh harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel harus mengedepankan pendekatan humanis, bersikap ramah, santun, dan tidak arogan. Operasi ini bukan hanya tentang penertiban, tetapi juga bagaimana kita memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Dia mengingatkan kepada para personel agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan administrasi kendaraan serta kepedulian terhadap kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Seluruh upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus membangun citra positif pelaksanaan Operasi Patuh.
Baca Juga: Ikut Arisan Fiktif, 24 Warga Pandeglang-Lebak Rugi Rp1,3 Miliar
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat, serta tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polda Banten.
“Polda Banten mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen dan perlengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” katanya. (adib)

















