SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Ancaman disintegrasi bangsa sedang mengancam masyarakat. Untuk menghadang ancaman tersebut, Anggota DPRD Provinsi Banten menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Gedung Graha Pemuda, Kecamatan Tigaraksa, Minggu (21/11).
Anggota DPRD Banten, Muhklis mengatakan, di tengah ancaman disintegrasi bangsa, maka sangat penting untuk mengedepankan sosialisasi wawasan kebangsaan dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai bagian dari nilai Pancasila untuk kaum muda. Menurut Muhlis, di tengah maraknya hoaks atau berita bohong, sangat penting melakukan tabayun kepada orang-orang yang lebih mengerti dalam bidangnya. Serta menjadikan ideologi Pancasila sebagai filter agar tidak mudah diprovokasi oleh oknum-oknum, yang menginginkan adanya perpecahan di Indonesia.
“Sosialisasi wawasan pemahaman ideologi Pancasila ini fungsinya sebagai filter untuk kaum muda dan mahasiswa, agar tidak mudah terpancing hoaks,” kata Muhlis, dalam acara Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, di Gedung Graha Pemuda Kabupaten Tangerang, Minggu, (21/11).
Pria yang akrab disapa Bang Klay ini berharap, dengan adanya acara ini dapat mengajarkan kaum muda menjadi lebih dewasa dalam merespon segala sesuatu yang belum jelas sumbernya. Serta selalu mencari informasi ataupun referensi dengan tabayun, sehingga terhindar dari hal yang tidak diinginkan.
“Saya berharap dengan dibuatnya acara ini mengajarkan pemuda untuk mengutamakan tabayun, dalam menanggapi informasi yang sifatnya belum jelas,” ucap Klay.
Wakil Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Syarifudin mengatakan, maraknya berita hoaks tidak lepas dari disahkannya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang kemerdekaan pers, bahwa siapapun bisa menjadi wartawan apalagi di era digitalisasi saat ini. Tentu memudahkan siapapun untuk memberikan dan membagikan informasi dengan cepat.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang Juarai Arena Menembak Popda XII Banten
“Maka dari itu, untuk kaum muda pentingnya mencari referensi berita serupa agar tidak termakan berita hoaks, sehingga kita dapat mengetahui informasi dengan sangat jelas,” pungkasnya. (alfian/aditya)
