Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tesis Demokrasi di Warung Kopi

Esai: Sulaiman Djaya*

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 20 Jan 2022 17:10 WIB
Rubrik Kolom
Tesis Demokrasi di Warung Kopi

TESIS DEMOKRASI DI WARUNG KOPI: Sulaiman Djaya, pekerja budaya, tinggal di Serang, Banten. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

KALAU seniman sudah ngobrol, temanya pasti apa saja, sesuai mood dan apa pun yang terlintas atau yang dirasa aktual dan relevan. Dari masalah seni itu sendiri hingga politik. Maklum, seniman (apalagi yang kere) adalah manusia yang tak luput dari resah dan gundah. Diantara yang tiba-tiba jadi bahan obrolan di kedai kopi misalnya: apakah pantas sebuah negara disebut demokratis jika institusi hukumnya bobrok, hingga mereka yang terjerat kasus korupsi bisa bikin fasilitas mewah di penjara. Tentu saja ada saja yang segera nyeletuk: demokrasi sontoloyo!

Apakah sebuah negara bisa dibilang demokratis, bila rezim atau pemerintah dikritik sedikit saja oleh rakyatnya, segera diperkarakan atau dipidanakan dengan seribu satu macam alasan, dari mulai alasan pencemaran nama baik dan lain sebagainya. Tidak jarang para aktivis lingkungan pun dijemput paksa untuk dimintai keterangan yang ujung-ujung dikriminalisasi di negeri ini. Bahkan tak jarang, lanjut yang lain, kriminalisasi juga dialami masyarakat atau wong cilik. Demokrasi kok menindas?! Sambung yang lain.

Memang, tidak sedikit teman-teman saya yang sinis ihwal keadaan hiruk-pikuk sosial politik Mungkin sebagai pelampiasan dari masalah yang mereka alami sendiri. Namun, suara mereka adalah suara kejujuran. Jujur karena berangkat dan bertolak dari kesusahan yang mereka alami dalam hidup keseharian mereka.

Yang lain bilang, susah lah demokrasi jadi bagus kalau masyarakatnya sendiri belum tercerahkan. Celetukan yang satu ini ini memang benar juga, dan segera menyentak nurani kesahajaan saya. Sebab tulung-punggung demokrasi memang adalah demos itu sendiri, rakyat atau warga negara.

Tidak ada demokrasi bila tidak ada partisipasi masyarakat atau warga negara. Partisipasi warga negara turut serta dalam proses politik dan kebijakan merupakan faktor dan penentu utama bila sebuah negara ingin disebut negara demokratis. Karenanya masyarakat yang tercerahkan dan aktif akan turut pula menentukan apakah sebuah negara demokratis ataukah sebaliknya.

Lalu seperti apakah masyarakat aktif itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, adalah relevan mengutip pandangan Amitai Etzioni tentang ideal masyarakat aktif. Ezioni mengemukakan bahwa masyarakat aktif adalah masyarakat yang memiliki kesadaran dan mampu mengubah kondisi sosial-politik negatif mereka. Tentu saja masyarakat yang demikian adalah masyarakat yang memiliki pengetahuan atau masyarakat yang tercerahkan.

Baca Juga: Gema Budaya 2026 Bangkitkan Pariwisata Nias

Sebagai salah-satu pengasas paham dan pandangan komunitarianisme, Etzioni juga menekankan pentingnya mendahulukan kepentingan bersama diatas ambisi individu yang membahayakan kehidupan sosial-politik. Lebih lanjut bahwa setiap orang, warga negara atau masyarakat membutuhkan solidaritas satu sama lainnya, karena acapkali struktur sosial-politik yang negatif menciptakan keterasingan.

Diantara untuk mengobati atau menghilangkan keterasingan itu tentu saja dengan menciptakan struktur sosial-politik yang tidak bertentangan dengan kebutuhan dasar manusia, kebutuhan afeksi, kasih-sayang, dan solidaritas. Karena manusia pada dasarnya membutuhkan konteks dan orientasi yang jelas bagi hidup dan masa depan mereka.

BeritaTerbaru

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB
144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB

Masyarakat yang sehat dalam ideal Etzioni adalah masyarakat yang mendahulukan kekitaan atau kebersamaan di atas keakuan yang dominan dan berlebihan.  Dalam bukunya, The Spirit of Community: Reinvention of American Society (1993), Etzioni menerangkan bahwa prinsip komunitarian itu contohnya berupa kesepakatan manusia untuk menciptakan moral baru kehidupan sosial dan keteraturan publik berdasarkan pada penguatan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas, tanpa puritanisme dan penindasan, tanpa kesemena-menaan atau kesewenang-wenangan.

Dengan kata lain, masyarakat yang sehat perlu mengimbangi nilai keakuan yang telah berakar kuat dan dalam dengan nilai-nilai kekitaan yang bersifat komunitarian. Singkatnya, kekitaan yang tidak menindas keakuan dan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban. (*)

 

*Sulaiman Djaya, pekerja budaya, tinggal di Serang, Banten

Baca Juga: Kongres Umat Islam Bahas Isu Demokrasi hingga Ketahanan Nasional

Tags: budayademokrasiseniwarung kopi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang
Kolom

Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang

Jumat, 29 Mei 2026 13:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB

Selasa, 1 Sep 2026 12:13 WIB

Sejumlah ASN Pemkot Tangerang “Terciduk” Wakil Wali Kota Bolos Apel

Senin, 31 Agu 2026 08:48 WIB
Babak Pertama jadi Kunci, Juventus Bungkam Parma

Babak Pertama jadi Kunci, Juventus Bungkam Parma

Minggu, 30 Agu 2026 17:33 WIB
TIDAK LAYAK : Salah satu rumah warga di Kabupaten Pandeglang, dalam kondisi tidak layak huni. (ISTIMEWA)

Anggota DPRD Banten Desak Gubernur Evaluasi Kinerja Pegawai DPRKP

Senin, 31 Agu 2026 15:21 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.