Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Peternak Lele di Balaraja Diduga Cabuli Anak Angkatnya Tujuh Kali

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 23 Mar 2022 10:30 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Peternak Lele di Balaraja Diduga Cabuli Anak Angkatnya Tujuh Kali

KASUS DUGAAN PENCABULAN: Kapolsek Balaraja Kompol Heri Fitriyono memberikan keterangan terkait kasus dugaan pencabulan, Selasa (22/3). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELITNEWS.ID,BALARAJA—Sungguh bejat perbuatan tersangka berinisial DA (45), yang bekerja sebagai peternak ikan lele. Pria paruh baya ini diduga mencabuli anak asuhnya yang masih duduk di bangku SMP sebanyak 7 kali. Aksinya terbongkar setelah korban bercerita kepada sang ibu.

Kapolsek Balaraja, Kompol Heri Fitriyono mengatakan, pada Sabtu (12/3), pihaknya mendapat laporan bahwa telah terjadi tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Balaraja.

“Setelah korban dan sang ibu melapor, kami langsung bergerak menangkap pelaku di rumahnya di wilayah Kecamatan Balaraja,” katanya, Selasa (22/3).

Ketika Polisi datang ke kediaman pelaku di Kecamatan Balaraja, DA langsung terdiam dan tidak bisa berkutik. Sehingga pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Balaraja.

Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, kata Kapolsek, istri DA sempat syok dan tidak menyangka bahwa suaminya tega mencabuli anak yang mereka asuh sejak kecil.

“Istrinya sempat kaget. Tidak nyangka suaminya berbuat seperti itu. Apalagi suaminya itu juga ikut ngurus korban dan adiknya sejak kecil,” tandasnya.

Baca Juga: Istri ke Pasar Pandeglang, Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Kontrakan

Lanjut Kapolsek, ibu korban merupakan seorang wanita single parent yang harus bekerja banting tulang untuk membiayai hidup kedua anaknya.

“Pelaku dan istrinya itu awalnya kasihan dengan ibu korban, karena harus bekerja. Karena anak DA cuma satu dan sudah besar, makanya DA dan istrinya bersedia mengasuhnya,” ucapnlnya.

BeritaTerbaru

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Kamis, 13 Agu 2026 21:43 WIB
22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 21:40 WIB
Seorang Pria di Solear Tangerang Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik

Seorang Pria di Solear Tangerang Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik

Kamis, 13 Agu 2026 21:38 WIB
Golkar Kabupaten Tangerang Perkuat Pendidikan Politik Kader

Golkar Kabupaten Tangerang Perkuat Pendidikan Politik Kader

Kamis, 13 Agu 2026 21:32 WIB

Menurut Kapolsek, awalnya korban merasa takut untuk menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada ibunya. Pasalnya, korban merasa tidak enak hati dan berhutang budi kepada pelaku dan istrinya, karena sudah banyak membantu ibu kandungnya untuk merawat dirinya dan sang adik.

“Tidak enak. Takut kalau kasih tau ke siapa-siapa. Katanya, ayah angkatnya sudah baik. Alasan tersebutlah yang membuat korban bungkam sejak dulu,” ujarnya.

Sementara itu, DA mengaku melakukan hal tersebut tanpa memaksa korban. Namun tersangka menggunakan modus bermain-main, lalu tangannya masuk ke baju korban dan meraba bagian dada korban. Diketahui, DA dan istrinya telah mengasuh korban dan adiknya sejak kecil.

Tersangka DA juga mengaku sempat melakukan perbuatan tidak senonoh pada korban usai korban mandi dan hanya mengenakan handuk. Bahkan kepada penyidik, DA mengaku memiliki fetish (suka payudara baru tumbuh) sejak dulu. Bahkan, setiap melihat anak-anak remaja wanita yang buah dadanya mulai tumbuh, dia mengaku sering berfantasi seks sendiri.

Baca Juga: Festival Muharram Cengkok Padukan Layanan Publik dan Pemberdayaan UMKM

“Saya tidak tahu kenapa saya suka. Tapi setiap lihat payudara yang baru numbuh itu saya langsung nafsu,” ungkap DA.

Karena tidak bisa menahan nafsunya tersebut, belakangan ini DA kerap melampiaskan nafsu birahinya kepada korban. “Jarang saya melakukannya. Cuma buat tahun ini sudah 3 kali. Jarang-jarang pak. Yang sering baru sejak awal tahun ini aja. Terakhir 11 Februari 2022 kemarin. Kurang lebih sebanyak 7 kali,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Ipda Jarot Sudarso mengatakan, pengakuan pelaku dan korban hampir sama. Namun ada beberapa yang tidak sama dan masih dilakukan penyelidikan.

“80 persen yang dikatakan pelaku ataupun korban sama. Tapi masih terus kami dalami,” singkatnya.

Kata Jarot, pelaku pencabulan bekerja sebagai peternak ikan. Sehingga banyak waktu luang yang dimilikinya dan membuatnya lebih leluasa mengintai korban.

“Dia ternak lele. Jadi punya banyak waktu buat jaga adik korban dan korban sendiri. Kalau istrinya jaga warung di depan rumah,” ujarnya

Lanjut Jarot, saat ini pihaknya sudah menerima hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja yang menyebutkan bahwa ditemukannya bekas luka robek pada kemaluan korban.

“Kalau dari pengakuan tersangka tidak pernah dimasukin jarinya. Tapi pada hasil visum yang kami terima ada bekas luka robek di vagina korban,” terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. “Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara,” tandasnya.

Sekretaris P2TP2A Kabupaten Tangerang, Nadli Rortun mengatakan, kemungkinan besar orang tua mencabuli anaknya sendiri atau anak asuh, dikarenakan kurangnya pemahaman agama dalam dirinya, dan dikarenakan adanya kesempatan.

“Kemungkinan mereka kurang pemahaman terhadap agamanya. Lalu banyaknya kesempatan ketika nafsu bejadnya memuncak lalu istrinya tidak ada, akhirnya anaklah yang menjadi sasaran,” katanya.

Menurut Nadli, pihaknya selalu mengkampanyekan dan mensosialisasikan pencegahan pencabulan atau pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

“Saya disamping menjadi relawan, saya juga banyak mengisi acara di majelis taklim, dengan memberitahukan bagaimana cara menjaga anak dan mendidik anak dengan baik dan benar,” pungkasnya. (alfian/aditya)

Tags: balarajaP2TP2A Kabupaten Tangerangpencabulan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

PT PWI 6 Dikabarkan akan Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran
Banten Region

PT PWI 6 Dikabarkan Bakal Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran

Kamis, 13 Agu 2026 18:51 WIB
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi. (ISTIMEWA)
Banten Region

Akibat Keterbatasan Keuangan Daerah, Tukin ASN Pemprov Banten Terancam Dipotong

Kamis, 13 Agu 2026 17:58 WIB
Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi dari Lebak
Banten Region

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi dari Lebak

Kamis, 13 Agu 2026 17:40 WIB
6 Kader Partai Golkar Daftar Menjadi Ketua DPRD Kota Tangerang, Ini Daftarnya
Headline

6 Anggota Fraksi Golkar Daftar Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang Gantikan Alm Rusdi, Cek Namanya

Kamis, 13 Agu 2026 17:30 WIB
Diduga Main Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Ditangguhkan
Kabupaten Tangerang

Diduga Main Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Ditangguhkan

Kamis, 13 Agu 2026 17:21 WIB
Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat
Kota Tangsel

Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat

Kamis, 13 Agu 2026 17:16 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

5 Kades di Lebak Kerja Sama dengan Kejari, Begini Respons Asda I

Pemkab Lebak Bidik Pembangunan URI dan Pusat Olahraga Nasional

Jumat, 7 Agu 2026 18:23 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Dorong Kemandirian Ekonomi Ahli Waris

BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Dorong Kemandirian Ekonomi Ahli Waris

Senin, 10 Agu 2026 21:21 WIB
PSG vs Aston Villa, Berburu Tahta Eropa

PSG vs Aston Villa, Berburu Tahta Eropa

Selasa, 11 Agu 2026 16:38 WIB
SIM Keliling Tangsel Senin 8 Juni 2026, Cek di Sini Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Jakarta Selasa 11 Agustus Hadir di 5 Lokasi, Cek di Sini

Selasa, 11 Agu 2026 07:51 WIB
Rekayasa Pembunuhan Kekasih dengan Gantung Diri, Pekerja Gudang Ditangkap Polresta Tangerang

Rekayasa Pembunuhan Kekasih dengan Gantung Diri, Pekerja Gudang Ditangkap Polresta Tangerang

Selasa, 11 Agu 2026 08:11 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.