SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Semua mata bakal tertuju pada Cristiano Ronaldo saat Portugal menghadapi Ghana di Stadium 974 dalam matchday 1 Grup H Piala Dunia 202, Kamis (24/11/2022) pukul jam 23.00 WIB. Itu tak bisa dihindari. Pasalnya, persiapan Portugal untuk laga pertama ini memang didominasi pemberitaan seputar retaknya hubungan kapten Portugal itu dengan Manchester United, yang berakhir dengan perpisahan.
Ronaldo pun diharapkan bisa fokus total memimpin rekan-rekannya untuk mencoba meraih prestasi terbaik di Qatar, yang bagi dia bakal menjadi Piala Dunia terakhirnya.
Ghana, yang akan menjadi lawan Portugal nanti, merupakan tim yang tak bisa diremehkan. Salah satu kekuatan Ghana adalah pertahanan mereka yang cukup solid. Dengan Thomas Partey sebagai jangkar di lini tengah, serta duo Ayew, Inaki Williams, hingga talenta muda yang bernama Mohamed Kudus, Ghana bisa menjadi lawan yang berbahaya.
Namun, Portugal memiliki kekuatan yang lebih merata di setiap lininya. Ada Diogo Costa di bawah mistar, Ruben Dias di barisan belakang, Bruno Fernandes di tengah, serta Rafael Leao, dan tentu saja Ronaldo di lini serang.
Laga ini mungkin bakal berlangsung cukup ketat, tetapi Portugal pantas difavoritkan untuk menang.
Tentunya, Portugal sangat diuntungkan dalam pertandingan tersebut. Akan tetapi, Cristiano Ronaldo cs tak boleh menganggap remeh Ghana lantaran bukan tidak mungkin bagi Thomas Partey dan kolega bisa memberikan kejutan.
Kedalaman skuad yang dimiliki Timnas Ghana juga cukup apik. Mereka memiliki Inaki Williams yang bermain di klub Spanyol, Athletic Bilbao. Performa Williams bersama Athletic Bilbao juga cukup apik karena dia telah mengemas lima gol dari 15 pertandingan yang telah dimainkan.
Jadi, Timnas Portugal tentu harus mewaspadai ketajaman Williams. Namun yang pasti, Selecao das Quinas -julukan Timnas Portugal- punya lini serang bertabur bintang. Mereka punya sosok Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan Fernando Santos untuk menjadi mesin gol.
Akan tetapi, situasi yang saat ini sedang menimpa Ronaldo dikhawatirkan akan mempengaruhi performanya. Pasalnya, dia baru saja diputus kontrak oleh Manchester United.
Namun, laga melawan Timnas Ghana seharusnya bisa dijadikan olehnya sebagai ajang pembuktian. Ronaldo harus membuktikan diri kalau dirinya masih haus gol. Mengingat, di Manchester United, dia kesulitan untuk mencetak gol.
Sementara itu, Timnas Portugal dan Ghana sama-sama memiliki modal yang cukup bagus. Sebab, kedua kesebelasan berhasil mencuri kemenangan di laga terakhirnya dari lima laga terakhir yang telah dilakoninya.
Tetapi jika dilihat dari rekor pertemuan, Selecao das Quinas punya keunggulan. Timnas Portugal menang 2-1 atas Ghana ketika bertemu di babak fase grup Piala Dunia 2014 silam.
Menarik untuk disimak apakah Timnas Portugal bisa mempertahankan rekor kemenangannya itu atau tidak. Atau bahkan, Ghana berhasil mencuri kemenangan dengan kedalaman skuad yang seadanya.
Sebelumnya, Ronaldo meminta media tidak mengganggu skuad Portugal dengan pemberitaan yang mengaitkan dirinya selama Piala Dunia 2022 berlangsung menjelang pertandingan perdana Grup H.
Ronaldo secara mengejutkan menghadiri sesi jumpa wartawan tiga hari menjelang laga perdana melawan Ghana. Dalam sesi itu, Ronaldo berbicara selama 20 menit, dan membahas banyak hal. “Saya meminta Anda untuk tidak mengajukan pertanyaan tentang saya kepada siapa pun yang datang ke sini untuk berbicara dengan Anda. Anda dapat membantu mereka, berbicara tentang Piala Dunia, tentang karier mereka, tentang klub mereka,” kata Ronaldo dikutip dari A Bola, Selasa 22 November.
“Saya sudah kebal, tidak ada masalah, dan saya pikir itu membosankan hanya untuk berbicara tentang saya. Bicaralah tentang kompetisi,” tambahnya. (*/net)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
PORTUGAL (4-3-3): Diogo Costa; Nuno Mendes, Pepe, Ruben Dias, Joao Cancelo; Ruben Neves, William Carvalho, Bruno Fernandes; Rafael Leao, Cristiano Ronaldo, Andre Silva
Pelatih: Fernando Santos (Portugal)
GHANA (4-2-3-1): Lawrence Ati-Zigi; Gideon Mensah, Mohammed Salisu, Daniel Amartey, Tariq Lamptey; Salis Abdul Samed, Thomas Partey; Andre Ayew, Inaki Williams, Kamaldeen Sulemana; Jordan Ayew
Pelatih: Otto Addo (Ghana)