Minggu, 17 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

10 Tahun Jokowi Menjabat, Dapat Tiga Rapor Biru dan Satu Rapor Merah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 25 Sep 2024 07:18 WIB
Rubrik Nasional
10 Tahun Jokowi Menjabat, Dapat Tiga Rapor Biru dan Satu Rapor Merah

HASIL KAJIAN: Ardian Sopa, peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat memaparkan hasil kajian berjudul '10 Tahun Jokowi 2014-2024: Sukses atau Gagal', melalui kanal Youtube LSI Dennt JA, Selasa (24/9). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Rapor Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 10 tahun terakhir menjabat, berwarna-warni. Dari total tujuh rapor, tiga berwarna biru, tiga rapor netral dan satu rapor merah.

“Rapor Jokowi, dia dapat 3 rapor biru dan 1 rapor merah dan 3 rapor netral. Dari data rapor ini bisa kita nilai pemerintah Jokowi adalah pemerintahan yang berhasil, mengapa? (Karena) ada 3 rapor biru hanya 1 rapor merah dan 3 rapor netral,” kata Ardian Sopa, peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat memaparkan hasil kajian berjudul ’10 Tahun Jokowi 2014-2024: Sukses atau Gagal’, melalui kanal Youtube LSI Denny JA, Selasa (24/9).

Metode berbasis data dan indeks dari berbagai lembaga indeks dunia di bidang ekonomi, politik, hukum, dan sosial selama 2014-2024. Diantaranya dari World Bank, Heritage Foundation, dan Transparency International.

Jika data dari lembaga internasional belum terbit pada 2014, maka digunakan data tahun 2013. Jika data belum terbit pada 2024, maka menggunakan data 2023.

Tiga rapor biru Jokowi diperoleh dari tiga aspek. Yakni Produk Domestik Bruto (PDB) dan PDB Perkapita, indeks kebebasan ekonomi dan indeks kemajuan sosial.

Pada 2014 awal Jokowi menjabat sebagai Presiden RI, PDB hanya sekitar Rp891 miliar dengan ranking 18. Sementara PDB Perkapita 3.477 US$ dengan rangking 144. Kemudian pada 2023, PDB naik menjadi Rp1,4 triliun dengan rangking 16 dan PDB Perkapita 4,941 US$ dengan rangking 114. “Terdapat kenaikan PDB sekitar 509 miliar sejak 2014 hingga 2023,” ucap Ardian.

BeritaTerbaru

370930

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB

Skor dalam indeks kebebasan ekonomi yang diukur The Heritage Foundation menunjukkan adanya kenaikkan dari 58,5 poin pada 2014 berada di ranking 53 pada 2023 dengan 63.5 poin.

Indeks kemajuan sosial yang diukur Social Progress Imperative menunjukkan skornya naik dari 61,65 poin pada 2014 menjadi 67,22 poin pada 2023. “Dilihat dari 61,65 menjadi 67,22 skornya naik, peforma naik jadi tambahan rapor biru pemerintahan Jokowi,” ujar Ardian.

Jokowi juga mendapatkan 3 rapor netral dari tiga aspek. Yakni dari indeks persepsi korupsi, kebebasan pers dan kebahagiaan.

Pertama, indeks persepsi korupsi yang diukur Transparency International. Skor indeks persepsi korupsi stagnan atau tidak mengalami perubahan yaitu dari 34 poin pada 2014 dan 34 poin di 2024. Namun, rangking indeks persepsi korupsi naik menjadi 115.

Kedua, indeks kebebasan pers yang diukur Reporters Without Borders menunjukkan skor mengalami penurunan dari 61.85 poin pada 2014 menjadi 51.15 poin pada 2024. Namun, ranking meningkat dari 132 menjadi ranking 111 dalam periode yang sama.

Ketiga, indeks kebahagiaan diukur United Nations Sustinable Development Solutions Network (SDSN) dan Gallup Poll menunjukkan terjadi penurunan ranking dari 76 poin di 2013, menjadi 80 pada 2024. Namun, skor naik dari 5,348 poin di 2013 menjadi 5,568 poin di 2024.

“Ada penurunan ranking, dan skor naik, tidak semuanya turun,” tutur Ardian.

Terakhir, Jokowi mendapatkan satu rapor merah selama 10 tahun menjabat yaitu di aspek demokrasi. LSI Denny JA menggunakan data Indeks Demokrasi dari lembaga pengukur Economist Intelligence Unit.

“Indeks ini mengukur kualitas demokrasi dalam lima dimensi yakni proses pemilu, kebebasan sipil, pemerintahan, partisipasi politik dan budaya politik,” jelasnya.

Ardian mengatakan, skor demokrasi turun dari 6.95 poin di 2014 menjadi 6.53 poin di 2023. Kemudian ranking juga mengalami penurunan dari 49 di 2014 menjadi ranking 56 di 2023.

“Dilihat dari skor dan ranking ini mengalami penurunan sehingga performa kita catat menurun dan ini menjadi rapor merah Jokowi dalam Indeks Demokrasi,” kata Ardian.

Meski ada tantangan, seperti penurunan dalam indeks demokrasi, Kata Ardian, secara keseluruhan, Indonesia berada di jalur yang tepat dalam banyak aspek pembangunan. Jokowi berhasil menancapkan pondasi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial di masa depan.

“Tetapi tentu akan jauh lebih baik, jika kemajuan ekonomi, dan kemajuan sosial, berjalan seiring dengan kemajuan demokrasi,” pungkasnya. (bbs/san)

Tags: jokowipresidenrapor
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen
Bisnis

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang
Bisnis

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus
Bisnis

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB
Wali Kota Tangsel Ajak Hilangkan Diskriminasi terhadap ODHA

Wali Kota Tangsel Ajak Hilangkan Diskriminasi terhadap ODHA

Selasa, 12 Mei 2026 20:06 WIB
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo. (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

DKPP Kabupaten Serang Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 16:27 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
ROTASI PEJABAT : Gubernur Banten melakukan rotasi pejabat untuk menutup kekosongan jabatan beberapa waktu lalu karena ditinggal pensiun. Di tahun 2026 ini, akan ada 360 ASN pensiun dan menyisakan puluhan jabatan kosong. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Puluhan Jabatan Dipastikan Kosong, Tahun Ini, 360 ASN Pemprov Banten Pensiun

Selasa, 12 Mei 2026 16:38 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.