SATELITNEWS.ID, KOSAMBI—Seorang wanita yang bernama Sehwati, warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah meninggal dunia di dalam kamar Hotel B One Kecamatan Kosambi, Kamis (6/1) dini hari. Hingga kini Polsek Teluknaga masih menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian wanita tersebut.
Salah satu Karyawan Hotel B One, Diki menjelaskan, awal mulanya pada hari Rabu (5/1) sekitar pukul 23.00 WIB, dia sedang bekerja di Hotel B one di bagian penerimaan tamu. Kemudian kata dia, datang seorang laki-laki beranama Riyanto dan memesan kamar hotel.
Setelah memesan, Diki langsung mencatat identitas tamu tersebut dan memberikan kunci kamar hotel dengan kamar nomor 205. Lanjut Diki, selang satu jam kemudian, Riyanto menunggu di ruang tamu dan datanglah seorang wanita bernama Sehwati (korban). Kata dia, mereka berdua pun langsung masuk ke dalam kamar hotel.
“Riyanto dan Sehwati (korban) setelah mendapat kunci hotel, langsung masuk ke dalam kamar nomor 205,” kata Diki kepada Satelit News, Kamis (6/1).
Lanjut Diki, tidak lama kemudian para saksi melihat korban dan Riyanto keluar hotel untuk mencari makan. Selang dua jam, korban dan Riyanto kembali masuk ke dalam kamar hotel.
Selanjutnya, tidak lama setelah masuk ke dalam kamar sekitar pukul 01.00 WIB, Riyanto berteriak meminta tolong karena Sehwati tidak sadarkan diri di dalam kamar. Mendengar hal itu, para pegawai hotel langsung melihat ke dalam kamar.
Baca Juga: Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga
“Kondisi korban mulutnya mengeluarkan busa dan tidak sadarkan diri. Lalu para saksi dan Riyanto langsung membawa korban ke rumah sakit BUN. Namun setelah dicek oleh pihak rumah sakit, ternyata korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Teluknaga IPDA Adityo membenarkan terkait meninggalnya Sehwati di dalam Kamar Hotel B One, Kecamatan Kosambi. Menurutnya, pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit. “Iya betul, sabar dulu ya, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujar Adit.
Adit menambahkan, setelah korban dibawa ke RS untuk autopsi, seorang pria yang bernama Riyanto tidak diketahui keberadaannya dan masih dicari untuk dimintai keterangannya. “Riyanto tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























