Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Guru Pilar Utama Revolusi Akhlak

Oleh: Dedi Sutendi, S.Th.I*

Oleh Fajar Aditya
Jumat, 25 Nov 2022 10:30 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Guru Pilar Utama Revolusi Akhlak

HARI GURU: Dedi Sutendi, S.Th.I, Syahmi Center - Staff Pengajar SMA GIS 2 Serpong. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

KEMAJUAN zaman otomatis akan diikuti oleh berbagai persoalan lain, dan berdampak pada perubahan sosial di masyarakat. Kondisi globalisasi seperti sekarang ini nampak jelas perubahan perilaku manusia. Dampak negatif dari arus globalisasi adalah perubahan yang cenderung mengarah pada krisis moral dan akhlak. Di Indonesia khususnya, Jika kita amati, pada beberapa tahun belakangan, kerusakan akhlak timbul dalam berbagai bentuk. Di bidang politik, hukum, sosial, budaya, dan pendidikan, nyaris tidak luput dari penyimpangan moral. kita sering melihat di media sosial perilaku yang tidak baik dilakukan, baik oleh kalangan rakyat kecil, generasi muda, bahkan oleh para pengemban amanah di pemerintahan. Sebut saja ada sekelompok anak sekolah yang tega menaniaya nenek dengan tanpa rasa bersalah, bahkan yang mencengangkan adalah para penegak hukum justru tersangkut kasus hukum.

Dalam kondisi seperti ini, masih saja banyak pihak yang memandang urusan akhlak bukan agenda prioritas. Padahal maju dan mundurnya kehidupan suatu bangsa bisa dilihat dari baik dan buruknya akhlak masyarakatnya.

Sebagai bangsa yang besar Indonesia mempunyai landasan hidup berbangsa dan bernegara yang luar biasa hebat, yaitu Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah cerminan akhlak yang mulia. Di awali dengan konsep Ketuhanan, berkomitemen mewujudkan kemanusian yang berkeadaban, menjunjung persatuan, mengedepankan musyawarah dan senantiasa menegakan keadilan dalam proses berkehidupan baik sosial, ekonomi maupun hukum-politik.

Peran Guru Membentuk Akhlak Baik

Peran guru dalam membentuk generasi muda agar lebih baik dan beradab sangat perlu dicermati dan sudah seharusnya mendapat perhatian besar dari semua kalangan. Guru ada yang bilang singkatan dari digugu dan ditiru. Artinya dipatuhi dan ditauladani. Kekuatan seorang guru adalah ada kesamaan perkataan, perbuatan dan hati (Q.S 61: 2). Ketika ada kesamaan tersebut, maka guru akan mempunyai power, anak didik akan melihat, mendengar dan merasakannya dengan penuh antusias. Karena gurunya menjadi contoh real di kehidupan.

Guru bukan hanya sekedar mentransfer pegetahuan kepada anak didiknya. Namun dalam konteks yang lebih luas, peran guru adalah bagaimana mendidik muridnya bukan hanya sekedar cerdas secara kognitif, tetapi yang terpenting adalah mempunyai moralitas akhlak yang baik.

BeritaTerbaru

Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 11:13 WIB
IMG_20260513_095131

Praktik “Titip Jabatan” Disebut Masih Terjadi, Penerapan Manajemen Talenta Dipersoalkan

Rabu, 13 Mei 2026 09:57 WIB
Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Selasa, 12 Mei 2026 19:42 WIB
Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak

Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak

Selasa, 12 Mei 2026 19:20 WIB

Maka tujuan pendidikan di Indonesia  sesuai Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Maka untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut dibutuhkan kerjasama berbagai pihak di negeri ini, tugas tersebut tidak bisa terwujud jika hanya dibebankan kepada para guru. Pilar pendidikan senantiasi berkolaborasi guna mewujudkan generasi berakhlak mulia, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat (pemerintah). Peran orang tua dan pemerintah sangat dibutuhkan. Apa yang dilakukan guru dalam membentuk karakter kebaikan di sekolah, jika tidak disupport oleh orang tua di rumah, maka akan sulit terwujud. Ditambah lagi jika pihak-pihak berwenang di pemerintahan justru sering menampilkan perilaku yang tidak baik, watak kekuasaaan yang bertentangan dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh guru di sekolah.

Karakter Guru Berakhlak

Membentuk karakter generasi yang tangguh, hebat, cerdas dan berakhlak mulia, diawali dengan mempunyai guru-guru hebat yang mendidiknya. Maka guru hebat setidaknya mempunyai beberapa karakter guna mewujudkan generasi emas tersebut.

Pertama, competence, artinya guru senantiasa berkomitmen menguasai kompetensi terbaik sesuai tugasnya serta mengambil tindakan secara cerdas dan bijaksana. Kemampuan ini dibutuhkan oeh seorang guru, karena tantangan zaman berbeda, maka guru pun harus meng-upgrade kemampuannya dalam mendidik. 

Kedua, Integrity. Guru yang hebat dapat membangun keyakinan dan angka baik yang menjunjung tinggi kewibawaan, kejujuran dan moralitas. Hal ini penting, jika proses pendidikan yang ada tidak hanya mengedepankan kecerdasan intelektual, tetapi harus dilengkapi dengan kecerdasan emosional, sosial dan spiritual.

Ketiga, compassionate, guru mendidik, melayani dan berinteraksi secara objektif serta penuh kasih sayang. Maka dalam mendidik, sifat yang harus dimiliki seorang guru adalah sifat kasih sayang. Boleh jadi guru akan mendapatkan murid yang cepat menangkap dan memahami pembelajaran, bisa jadi juga ada muridnya yang lambat, bahkan perlu perhatian khusus untuk sampai paham pembelajarannya. Untuk itu dibutuhkan stamina yang kuat dalam mendidik, salah satunya adalah senantiasa mengendapankan penuh kasih sayang terhadap anak didiknya.

Keempat, Responsible. Berperilaku terpuji jujur dan bertanggungjawab serta bekerja tuntas. Guru tidak hanya dibebani tanggungjawab administrasi standar kependidikan, tetapi yang terpenting adalah dalam menjalankan tugasnya tetap dalam koridor yang benar. Fokusnya bagaimana dapat menghadirkan anak didiknya sukses, dapat lebih pintar dari dirinya. Bahkan kebanggaan guru adalah jika anak didiknya dapat melampaui kesuksesan dirinya.

Dan kelima, Assertive. Guru membiasakan dirinya membangun komunikasi yang handal untuk menghasilkan pengalaman positif dan hubungan baik yang menghormati orang lain. Dalam tugasnya guru pun senantiasa mengedepankan membuka arah komunikasi yang baik. Relasi yang baik ini pada gilirannya akan menghadirkan suatu kondisi yang postif, dan pastinya akan berdampak positif pula kepada anak didiknya.

Dengan kelima karakter tersebut atau disingkat dengan karakter CICRA, insya Allah pembentukan akhlak bangsa yang lebih baik, mengedepankan moralitas akan lebih cepat terwujud, inilah cita-cita Revolusi Akhalak. Selamat Hari Guru. Wallahu a’lam. (*)

*(Syahmi Center – Staff Pengajar SMA GIS 2 Serpong)

Tags: akhlakhari guruPENDIDIKANtangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi, jadi tersangka dalam kasus laka lantas maut di SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kepala DPMPTSP Pandeglang Jadi Tersangka Kasus Laka Lantas SDN Sukaratu 5 Majasari

Selasa, 12 Mei 2026 18:25 WIB
MENYAMPAIKAN ARAHAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan arahan saat memimpin rakor pembatasan jam operasional ODOL. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kapolda Banten: Tindak Tegas Truk Odol Yang Melanggar

Selasa, 12 Mei 2026 16:46 WIB
ROTASI PEJABAT : Gubernur Banten melakukan rotasi pejabat untuk menutup kekosongan jabatan beberapa waktu lalu karena ditinggal pensiun. Di tahun 2026 ini, akan ada 360 ASN pensiun dan menyisakan puluhan jabatan kosong. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Puluhan Jabatan Dipastikan Kosong, Tahun Ini, 360 ASN Pemprov Banten Pensiun

Selasa, 12 Mei 2026 16:38 WIB
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol
Banten Region

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
Temui Benyamin Davnie, PTA Banten Serius Bentuk Pengadilan Agama Tangsel
Headline

Temui Benyamin Davnie, PTA Banten Serius Bentuk Pengadilan Agama Tangsel

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit
Headline

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260512_152457

Siloam Tahan Dividen 2025, Fokus Ekspansi Layanan

Selasa, 12 Mei 2026 15:31 WIB
Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
IMG_20260511_140452

Polsek Pakuhaji Sita Ribuan Obat Keras

Senin, 11 Mei 2026 14:07 WIB
Melawan Badai Global, Investasi Kabupaten Tangerang Melesat Rp17 Triliun

Melawan Badai Global, Investasi Kabupaten Tangerang Melesat Rp17 Triliun

Kamis, 7 Mei 2026 21:00 WIB
Percepat Pembangunan Huntap Lebakgedong, Rp 6 Miliar Anggaran DPUPR Digeser

Percepat Pembangunan Huntap Lebakgedong, Rp 6 Miliar Anggaran DPUPR Digeser

Minggu, 10 Mei 2026 16:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.