Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Deradikalisasi Kenapa Tidak Wajib…?

Oleh: Sholehuddin, M.Pd*

Oleh Deddy Maqsudi
Minggu, 11 Des 2022 14:25 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Deradikalisasi Kenapa Tidak Wajib…?

DERADIKALISASI: Sholehuddin, M.Pd, Pegiat Deradikalisasi, Dosen FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, Direktur Pusat Kajian Moderasi Beragama. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

PADA 7 Desember 2022, kita kembali dikejutkan oleh aksi Agus Sujatno atau biasa juga disebut Agus Muslim yang meledakkan diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung. Ini untuk kesekian kalinya, aksi terorisme kembali dilakukan oleh mantan napiter. Berbagai opini pun berseliweran di tengah masyarakat yang mempertanyakan kedigdayaan deradikalisasi. Kasus diatas agaknya menjadi pemicu untuk mengkritisi kembali program deradikalisasi. Ada apa dengan program deradikalisasi…?

Ditambah lagi, berderetnya penelitian mutakhir yang mengungkap tumbuhkembangnya radikalisme khususnya di kalangan Gen Z dan Milenial bahkan pelajar seolah kian menjadi ‘samsak’ menghujamnya pukulan bertubi. Di luar itu, beberapa tokoh pun menyoroti deradikalisasi ini, bahkan sebagian dari mereka memandang deradikalisasi berjalan secara tidak konsisten dan berkesinambungan.

Otokritik  ini menarik disimak, yang justru  berlatar dari kepedulian terhadap efektifitas deradikalisasi. Berbeda dengan pandangan yang sudah sejak awal didasari oleh ‘kaca mata kuda’ yang berbuah pandangan miring bahkan sinis terhadap deradikalisasi.

Benarkah deradikalisasi mengalami ‘mengalami apa yang disebut dengan titik jenuh’? seolah tanpa kreasi dan terobosan fundamental. Tentunya, masih perlu ‘uji kelayakan’. Rasanya, tak bisa sertamerta untuk ‘mengukur’ deradikalisasi dengan penampakan yang sejauh pandang

 

Deradikalisasi, kenapa tidak diwajibkan…?

Secara substantif, deradikalisasi yang merupakan upaya untuk membalikkan dari ideologi radikal ke moderat dan menerima 4 konsensus kebangsaan jelas adalah kepentingan negara, bukan kepentingan individu ataupun kelompok. Deradikalisasi merupakan upaya dari negara untuk menertibkan warganya yang memiliki ideologi kekerasan untuk menerima ideologi negara dengan tanpa syarat. Karena itu, menjadi hal yang mengherankan ketika deradikalisasi menjadi sebuah “tawaran” kepada kepada narapidana terorisme. Bukankah negara memiliki kewajiban untuk menjaga ideologi Pancasila agar tidak “direcoki” oleh ideologi lain.

Baca Juga: 620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Ini persoalan pendekatan dan cara melakukan deradikalisasi saja. Tidak perlu secara formal mengatakan bahwa ini adalah program deradikalisasi, karena yang terpenting adalah substansinya yaitu bagaimana bisa membalikkan dari ideologi radikal menjadi tidak radikal. Inilah pentinganya kreasi baru untuk mampu menerobos alasan napiter tidak menerima deradikalisasi.

BeritaTerbaru

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB

Bukankah deradikalisasi adalah pencerahan, di mana seseorang yang tadinya memiliki satu pandangan atau satu terma kemudian diberikan berbagai sudut pandang, sehingga memiliki berbagai alternatif untuk memihak dan bertindak. Jika begitu maka semestinya, deradikalisasi dapat menjadikan seseorang menjadi lebih pandai dan dewasa karena memiliki beragam alternatif pemahaman atas satu masalah. Nah…. Apakah ada orang yang tidak mau menjadi lebih pandai, dewasa dan lebih kaya alternatif dalam menyikapi satu masalah. Jika masih ada napiter yang menolak deradikalisasi, berarti ada yang salah dengan pembawaaan deradikalisasi.

Proses deradikalisasi tidak hanya persoalan materi deradikalisasi (kontra naratif) melainkan yang tidak kalah pentingnya adalah persoalan pendekatan, strategi dan cara yang digunakan. Hal ini penting, karena banyak di antara mereka (yang memiliki paham radikal terorisme) justru membuka diri bukan karena materi kontra naratif yang diberikan melainkan karena proses pendekatan, strategi dan cara-cara yang digunakan. Sekali lagi, ini adalah persoalan pembawaan dalam melakukan deradikalisasi, bagaimana deradikalisasi bisa dilalui oleh napiter tanpa mereka menyadarinya.

 

Tawaran “9 Wisdom Deradikalisasi Terorisme”

Buku “9 Wisdom Deradikalisasi Terorisme” yang ditulis oleh penulis sendiri, mengungkap 9 kebijaksanaan yang dapat dilakukan dalam proses deradikalisasi yang lebih menekankan pada pendekatan kemanusiaan “humanisasi”. Pendekatan ini mengedepankan nilai–nilai kemanusiaan yang universal dengan mengungkap berbagai sisi kemanusiaan yang sebenarnya lazim dimiliki dan dirasakan oleh setiap orang, akan tetapi tidak “ngeh” atau tidak disadari sebagai titik masuk dan juga titik balik mereka untuk menyadari kekeliruan dengan mengikuti paham radikal terorisme. Upaya membangun keterbukaan dan kesadaran itulah yang menjadi point penting dari 9 wisdom tersebut, yaitu pertama,   Pelajari dulu kasus dan jaringannya, kedua kenali jaringannya, ketiga  pandang dengan tatapan kesetaraan, keempat tebarlah belas kasih, kelima  dekatilah dengan hati, keenam  siap jadi pendengar yang baik, ketujuh ingatkan indahnya keluarga, kedelapan pakai ilmu dong dan kesembilan  rawatlah dengan ketelatenan.

 

“Tim hantu”

Baca Juga: Anak Usia 10-17 Tahun Jadi Sasaran Jaringan Terorisme

Kerja, kerja dan kerja, ini merupakan semboyan yang terus dikibarkan oleh tim pelaksana deradikalisasi. Ya, mereka bekerja tidak dibawah sorotan apapun. Mereka bekerja dalam ‘senyap’ tanpa gaduh,  citra dan basa-basi. Mereka ini laiknya disemati sebagai ‘tim hantu’.

Menangani deradikalisasi butuh kecermatan dalam menelisik varian dan tipologi mereka. Karenanya, tim perlu bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai. Mereka harus mampu menaksir, menakar dan menilai seraya memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Setiap pertemuan dengan sasaran, mereka senantiasa berlaku sabar, santun dan lembut. Mereka menjadi pendengar setia segala keluh kesah. Dalam bekerja ini juga sebenarnya ada kesinambungan baik secara dukungan kebijakan maupun panggilan pribadi. Tak heran, tim banyak menemukan fakta terjadinya jalinan yang baik dengan mantan napiter, keluarga dan jaringannya.

Bukankah keberadaan teroris bagaikan ‘hantu’?. Mereka bisa bergentayangan dimana-mana. Aksinya pun juga tak bisa ditebak, tiba-tiba menggelegar dan membuat publik gemetar, seperti yang kemaren terjadi di Mapolsek Astana Anyar, seolah tanpa angin tanpa hujan, seorang Agus Muslim tiba-tiba meledakkan diri. Ini fakta yang dilakukan oleh kalangan  ‘teroris aktif’. Sementara mereka para mantan teroris yang sudah bebas dari penjara, keberadaannya memang sudah terdeteksi karena lazimnya sudah terdata di Lapas. Hanya saja, mereka tak jarang pindah alamat, sehingga langkah menemui kadang berlarut-larut. Beda dengan kalangan jaringan yang seringkali sulit dideteksi. Untuk bisa mengungkap jaringan ini, diantaranya perlu kreasi pendekatan kepada para ‘narsum’ yaitu mantan napiter.

Disinilah peran ‘tim hantu’ yang melakukan perburuan terhadap jaringan radikal secara senyap. Ya mereka ibaratnya pula sebagai ‘ghostbuster’, tetapi bukan untuk ‘menghabisi’, melainkan melalui ‘jalan damai’ dengan mendekati dan merangkul sehingga menetaskan kesadaran kebangsaan, keagamaan moderat dan menerima keragaman sebagai kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa yang tidak bisa diseragamkan. Bila aksi teroris membuat galau masyarakat, maka aksi ‘tim hantu’ ini berperan melempangkan jalan menuju rasa aman kepada masyarakat. (*)

 

*(Pegiat Deradikalisasi, Dosen FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, Direktur Pusat Kajian Moderasi Beragama)

Tags: deradikalisasiTerorisme
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September

Minggu, 6 Sep 2026 16:39 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak
Headline

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gubernur Banten, Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB
MENGAMANKAN BBL : Ratusan Ribu BBL dan satu tersangka dugaan penyelundupan BBL, diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada
Headline

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

TEKNOLOGI TEPAT GUNA: Gubernur Banten Andra Soni secara simbolis memberikan hadiah juara pertama kategori Produk Unggulan Teknologi Tepat Guna kepada perwakilan pemuda-pemudi Desa Curug Sangereng, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang berhasil menciptakan Genset Mini Portable (GEMPI), Kamis (3/9/2026). (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Genset Mini Karang Taruna Curug Sangereng Antar Kabupaten Tangerang Juara TTG Banten 2026

Kamis, 3 Sep 2026 20:10 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Selasa, 1 Sep 2026 19:00 WIB
TIM DAMKAR - Petugas Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar rumah di Kampung Cayang Maneuh RT 003 RW 001, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar, Kamis (3/9/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar

Kamis, 3 Sep 2026 18:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.