SATELITNEWS.COM, SERANG – Tim Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Rau dan Pasar Baros. Tindakan itu sengaja dilakukan guna memastikan tidak ada kenaikan harga dan stok pangan aman menjelang Idul Fotri 1447 Hijriah.
Kegiatan sidak dilakukan oleh Tim Saber Pelanggaran Pangan Provinsi Banten dan Asisten II Pemerintah Provinsi Banten Budi Santoso, Polda Banten, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Banten.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten Nasir M Daud mengatakan, kegiatan sidak pasar dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan strategis serta memantau stabilitas harga di pasar menjelang hari Raya Idul Fitri.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif dan mitigasi pemerintah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga yang tidak wajar, praktik penimbunan, maupun gangguan distribusi pangan,” katanya, Rabu (18/3/2026).
Secara umum, lanjutnya, ketersediaan bahan pangan di pasar masih mencukupi dan aktivitas perdagangan berjalan normal menjelang Idul Fitri. Meski demikian, tim menemukan bahwa harga cabai rawit merah masih relatif tinggi di tingkat pedagang.
“Selain itu, ditemukan penjualan minyak goreng merek Minyak Kita di salah satu pedagang dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” katanya.
Baca Juga: Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara
Berdasarkan keterangan pedagang, kata Nasir, minyak goreng tersebut diperoleh dari agen sehingga harga yang diterima pengecer sudah cukup tinggi.
“Pedagang juga telah diberikan arahan agar mematuhi ketentuan harga serta mengambil keuntungan secara wajar,” ujarnya.
Nasir mengatakan, sidak pasar dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan oleh Tim Saber Pelanggaran Pangan Tahun 2026 yang dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026.
“Jadi kami ini bertugas melakukan pengawasan terhadap harga, keamanan, dan mutu pangan di masyarakat terutama selama Ramadan sampai Idul Fitri,” katanya.
Asda II Pemprov Banten Budi Santoso menambahkan, melalui kegiatan sidak ini diharapkan stabilitas harga pangan dapat tetap terjaga, distribusi komoditas berjalan lancar, serta para pedagang dapat mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami juga harapkan agar distribusi komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan cabai dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” katanya.(adib)
Baca Juga: Tiga Sekolah Negeri Baru di Banten Beroperasi Tahun Ini
